Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Iklan Atas Judul

Kelas 5 Kunci Jawaban Tema 3 Sub Tema 3 Keragaman Sosial Budaya Di indonesia Dan Manfaatnya

Jadikan Kunci Jawaban ini hanya sebagai salah satu referensi atas jawaban yang telah dibuat

Tampaknya, keragaman sosial budaya menjadi modal pembangunan nasional. Setujukah kamu dengan pernyataan tersebut? Pendapatku tentang pernyataan “ Keragaman Sosial Budaya menjadi Modal Pembangunan Nasional”

Keragaman Sosial Budaya di Indonesia

Berikut ini adalah contoh keragaman sosial budaya:

1)  Keragaman suku bangsa

Suku Jawa (Pulau Jawa), Batak dan Nias (Sumatera Utara), Minangkabau (Sumatara Barat), Sunda (Jabar), Betawi (DKI Jakarta), Suku Madura dan Tengger (Jatim), Dayak (Kalimantan), Sasak dan Sumbawa (NTB), Bugis dan Toraja (Sulsel), Sentani dan Asmat (Papua). Selain itu di Indonesia juga terdapat etnis Cina yang terbagi menjadi Cina Peranakan dan Cina Totok.

2) Keragaman bahasa

Bahasa Aceh (Aceh), Batak (Sumut), Minangkabau(Sumbar), Betawi (DKI Jakarta), Sunda (Banten dan Jabar), Jawa (Jateng, jatim dan DIY).

3) Keragaman Rumah Adat Tradisional

Bolon (Sumut), Gadang (Sumbar), Joglo (Jawa), Lamin (Kaltim), Tongkonan (Sulsel dan Sulbar), dan Honai (Papua)

4) Keragaman  Pakaian Adat Tradisional
Blangkon dan Baju Beskap (Jawa Tengah), Baju Surjan dan balngkon (Yogyakarta), baju teluk belangan dan daster (Riau), Ulos dan Sabe-sabe (Sumut).

5) Keragaman Senjata Tradisional

Rencong (Aceh), Keris (Jawa), Mandau (Kalimantan), Badik (Betawi), Clurit (Madura) Badik (Sulsel), Jenawi (Riau) dan Trisula (Sumsel).

6) Keragaman  Makanan Khas Daerah

Gudeg (Yogyakarta), Rendang (Padang), Pempek (Palembang), Rujak Cingur (Surabaya), Ayam Betutu (Bali), Pepeda (Maluku dan Papua).

7) Keragaman  Upacara Adat

Upacara Kasodo(Tengger), Lompat batu (Nias), Grebeg Suro (Solo), Ngaben (Bali).

8) Keragaman Tarian Daerah

Saudati dan Saman (Aceh),
Serampang dua belas dan Tor-tor (Sumut),
Piring dan Payung (Sumbar),
Gending Sriwijaya (Sumsel),
Topeng, Ondel-ondel dan Ronggeng (DKI Jakarta),
Jaipon dan Merak (Jabar),
Serimpi, Bambangan Cakil dan Gandrung (Jateng),
Jaran Kepang, Jejer Remong, Ketek Ogleng (Jatim),
Kecak dan Pendet (Bali)

9) Alat Musik Tradisional

Tambo (Aceh), Anglung (Jabar),
Gamelan (Jawa),
Sasando (NTT dan NTB),
Kolintang (Sulut dan Gorontalo),
Tifa (Papua),
Babun (Kalsel).

10) Seni Pertunjukan 

Ketoprak dan Wayang (Jateng),
Ludrok (Jatim),
Lenong (DKI Jakarta)
Mamanda (Kalsel)

11) Lagu Daerah 

Bungong Jeumpa (Aceh),
Ayam den lapeh (Sumbar),
Soleram (Riau),
Injit-injit semut (Jambi),
Jali-jali (DKI),
Bubuy Bulan dan Dadali (Jabar),
Gundul Pacul, Gambang Suling dan Lir-ilir (Jateng),
Pitik Tukung (Yogyakarta),
Karapan Sapi dan Tanduk Majeng (Jatim),
Desaku, Potong bebek, anak kambing saya (NTT),
Indung-indung (Kaltim),
Ampar-ampar pisang (Kalsel),
O ina ni keke (Sulut),
Burung Kaka Tua (Maluku)
Apuse (Papua)

12) Cerita Rakyat 

Malinkundang (Minangkabau),
Sangkuriang (Jabar),
Kleting Kuning dan Keong Mas (Jateng).

13) Keragaman Agama

Enam agama yang diakui oleh negera yakni
Islam,
Kristen,
Katolik,
Hindu,
Budha
Konghucu.

Setiap agama memiliki hari raya masing-masing seperti Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha (Islam), Natal (Kristen), Paskah (Katolik), Nyepi (Hindhu), Waisak (Budha) dan Copgome (Konghuchu). Setiap agama memiliki lembaga keagaaman sendiri yaitu MUI (Islam), PGI (Kristen), KWI (Katolik), PHDI (Hindu), Walubi (Budha) dan Matakin (Konghuchu).

Manfaat Keragaman Sosial Budaya

Berikut ini beberapa manfaat keragaman sosial budaya bagi masyarakat: